Posts

RENUNGAN HARIAN

MINGGU 05 OKTOBER 2025 Hab 1:2-3,2:2-4; 2 Tim 1:6-8,13-14; Luk 17:5-10   Renungan Harian Hari ini kita telah memasuki minggu Minggu biasa ke – 27. Kita diajak untuk merenungkan pesan Tuhan yang disampaikan oleh Habakuk, Santo Paulus dan penginjil Lukas. Bacaan pertama diawali dengan seruan Habakuk kepada Tuhan: ”Tuhan, berapa lama lagi aku berteriak tetapi Kau tidak dengar, aku berseru kepada-Mu ”Penindas!” tetapi tidak Kautolong!” Di sini kita dapat melihat betapa uniknya relasi Habakuk dengan Allah. Seolah ia mempertanyakan cara Allah mengelola dunia, ciptaan-Nya. Ia bertanya dengan berkeluh kesah, mengapa seolah-olah kejahatan terus terjadi, bencana tidak kunjung henti, dan penguasa menindas kaum miskin dan mengerahkan segala bentuk kejahatan dan aniaya. Pertanyaan Habakuk ”Tuhan, berapa lama lagi...”  dijawab Tuhan bahwa Tuhan sedang mempersiapkan sarana-sarana yang diperlukan untuk menghukum atas perilaku yang keliru. Tuhan mengatakan: ”...segera akan terpenu...

BULAN ROSARIO BULAN UNTUK PERDAMAIAN

Pesan Paus Leo XIV   Paus Leo XIV dalam Audiensi Umum pada 24 September 2025 menyerukan agar umat katolik berdoa Rosario setiap hari sepanjang bulan Oktober dengan intensi khusus memohon perdamaian dunia . Seruan ini disampaikan di tengah dunia yang penuh luka dan ketidakpastian. Kita menyaksikan perang yang berkepanjangan di bebeapa negara, konflik iidentitas, serta meningkatnya ketegangan sosial dan politik. Dunia sedang ditandai ”reruntuhan yang diciptakan oleh kebencian pembunuh.” Dalam situasi dunia saat ini, Doa Rosario menjadi lebih dari sekedar doa repititf: ia adalah tindakan iman, perlawanana rohani terhadap logika kebencian, sekaligus kesaksian bahwa Kristus maih mnjadi harapan umat manusia. Doa Rosario medupakan doa sederhana yang lahir dari tradisi panjang Gereja, yang mengajak uumat merenungkan misteri hidup Kristus melalui bimbingan Bunda Perawan Maria. Paus Leo XIII (1878-1903) bahkan menyebut Rosario sebagai ”doa yang paling istimewa”. Oleh karenanya beliau menetap...

RENUNGAN HARIAN KAMIS 25 SEPTEMBER 2025

RENUNGAN HARIAN Hag 1:1-8; Luk 9:7-9   Renungan Singkat Setelah umat Israel kembali ke Yehuda dari pembuangan Babilonia, Tuhan mengizinkan mereka membangun kembali Yerusalem dan Bait Suci. Tuhan mengingatkan umat Israel melalui nabi Hagai agar mereka tidak sibuk membangun rumah-rumah pribadi sementara mengabaikan pembangunan Bait Suci di Yeruselam. Mereka diingatkan akan berbagai usaha dan jerih payah sia-sia akibat hidup yang tidak terarah kepada Allah. Hagai mengajak umat Israel untuk bertobat, mau membarui diri, lebih cermat dan lebih jujur memperhatikan keadaan mereka. Injil berbicara tentang Herodes cemas karena mendengar banyak kabar tentang Yesus. Ada yang mengatakan bahwa Yesus adalah Yohanes yang bangkit, ada yang mengatakan Elia muncul kembali, ada pula yang mengatakan salah satu nabi dahulu yang telah bangkit. Ketika Herodes mendengar kabar itu ia makin merasa penasaran. Ia ingin bertemu dengan Yesus. Tetapi apakah keinginannya bertemu dengan Yesus karena ia pe...

RENUNGAN HARIAN SELASA 23 SEPTEMBER 2025

PERINGATAN WAJIB PADRE PIO  Ezr. 6:7-8,12b,14-20; Luk. 8:19-21   Renungan Singkat Dalam bacaan Injil hari ini kita melihat momen di mana ketika Yesus sdang dikelilingi oleh orang banyak, Ibu serta saudara-saudara-Nya ingin menemui-Nya. Ketika orang memberitahu Yesus tentang hal itu, jawaban Yesus di luar dugaan mereka. Yesus mengatakan: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya”  (Luk. 8:21) Itulah respon Yesus ketika ibu dan saudara-saudara-Nya datang dan berusaha menjumpai-Nya. Seolah-olah kita menangkap bahwa Yesus tidak peduli, tidak respek terhadap ibu dan saudara-saudara-Nya. tetapi bukan itu yang sesungguhnya terjadi. Yesus mau menegaskan bahwa cinta Tuhan itu tanpa batas, tidak cukup dibatasi dengan ikatan fisik-biologis. Yesus ingin menjelaskan kepada kita ada hal yang lebih penting dari pada persaudaraan yang didasarkan pada ikatan biologis. Mereka yang disebut oleh Yesus sebagai saudara-saudara-Nya adalah merek...

TETAPI KUMPULKANLAH BAGIMU HARTA DI SORGA

Image
RENUNGAN HARIAN,  JUMAT 20 JUNI 2025 2 Kor 11:18,21b-30; mat 6:19-23 TETAPI KUMPULKANLAH BAGIMU HARTA DI SORGA   Renungan Singkat Apakah yang paling berharga bagi hidupmu? Pertanyaan ini menjadi relevan jika kita kaitkan dengan bacaan Injil hari ini. Jika seseorang memiliki sesuatu yang dianggap paling berharga, pasti hal itulah yang akan diperjuangkan agar hal tersebut dapat dimilikinya. Hal yang berharga itu bisa berwujud uang, jabatan, kekuasaan, harta kekayaan, keluarga, dan lain-lain. Apapun akan dilakukan, berbagai cara bahkan banyak hal akan korbankan demi meraih apa yang diinginkannya. Hari ini Yesus mengingatkan ada satu hal yang paling utama, paling berharga yang harus diperjuangkan dalam hidup manusia. Berhadapan dengan harta atau kekayaan, Yesus mengajak untuk mmurnikan diri sendiri dalam upaya mencapa Kerajaan Allah. Yesus berkata: “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada ” (6:21) Ketika harta itu dianggap yang berharga maka seluruh pe...

”LAGIPULA DALAM DOAMU ITU JANGANLAH KAMU BERTELE-TELE"

Image
RENUNGAN HARIAN KAMIS 19 JUNI 2025 2 Kor 1:1-11; Mat 6:7-15   Renungan Singkat Setiap Minggu kita mendengar ujud doa dalam Perayaan Ekaristi ungkapan syukur atas terkabulnya doa mereka. Ada yang mengucap syukur atas terkabulnya Doa Novena Tiga Salam Maria; Novena Hati Kudus, Novena Kerahiman Ilahi dan sebagainya. Tetapi kita juga mendengar orang mengeluh karena merasa doanya tidak dikabulkan oleh Tuhan. Ada yang mengatakan ”sudah capek” karena doanya tidak pernah terkabulkan. Benarkah doa itu tidak Tuhan dengar? Atau benarkah Tuhan tidak mengabulkannya, tidak peduli, tidak memperhatikan kebutuhan si pendoa? Atau apakah Tuhan memilih siapa yang doanya dikabulkan dan siapa yang tidak dikabulkan? Hari ini Yesus mengajarkan kepada para murid tentang doa. Bagaimana mereka harus berdoa? Doa yang seperti apa yang berkenan kepada Allah? Adakah syarat sebuah doa untuk dikabulkan? Yesus mengatakan: ”Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang ya...

ASAP PUTIH MENGEPUL DI KAPEL SISTINA, TERPILIH PAUS BARU, PAUS LEO XIV

Image
ASAP PUTIH MENGEPUL DI KAPEL SISTINA, TERPILIH PAUS BARU, PAUS LEO XIV Paus Agustinian Pemungutan pertama Rabu 7 Mei 2025 telah selesai. Asap hitam (fumata nera) mengepul dari cerobong Kapel Sistina setelah pemungutan suada dalam kondklaf belummenghasilkan mayoritas dua pertiga untuk memilih Uskup Roma pengganti Paus Fransiskus. Itu terjadi pukul 21.00 waktu Roma. Asap hitam kembali muncul pada hari kedua konklaf pemilihan paus baru. Itu pertanda bahwa para karinal belum mencapai dua pertiga anggota sepakat untuk menentukan seorang paus, Uskup Roma. 133 kardinal terus melanjutkan tugasnya. Tentu doa dan berpikir untuk dapat menentukan Uskup Roma yang baru menjadi halyang diupaakan oleh para Kardinal. Asap hitam pertanda Uskup Roma yang baru belum terpilih. Kertas-kertas suara hasil pemilihan dicamur dengan kalium klorat, laktosa dan res kloroform dibakar. Akhirnya asap putih (fumata bianca) mengepul dari Kapel Sistina. Pada Kamis 8 Mei 2025 menandakan paus baru telah terpilih. Seluruh ...